|
Alur Pasambahan
|
Alur biasanya dipakai di didalam penuturan ninik mamak dan cerdik pandai pada upacara adat di Minangkabau. Isinya banyak mengandung kiasan, pepatah-petitih sesuai dengan bunyi pepatah Minangkabau : Tembak dibari ba alamat, kato dibari bakiasanKilek baliuang alah ka kaki, kilek camin alah kamukoKilek kasai masuak ayie,.. selengkapnya
|
|
Baju Kurung
|
Baju Kurung, yaitu baju longgar, dalam (sampai ke lutut), basiba, pakai kikiek di katiak, lengan panjang dan dalam (sampai kepergelangan), basalendang (memakai selendang) penutup kepala dan pakai kain sarung (sarung Jawa/Jao) menutupi kaki sampa ke mata kaki.
Pemakaian pakaian adat Minangkabau ini diatur sedemikian.. selengkapnya
|
|
Berdendang Basijobang
|
Berdendang basijobang merupakan alat seni sejenis dendang yang diiringi musik yang bersumber dari hentakan kotak korek api yang berkisah tentang Anggun Nan Tongga dan Putri Gondoriah. Sebutan Basijobang berasal dari gelar Anggun Nan Tungga yaitu Magek Jabang (jadilah Basijobang).Pedendang dan bakaba terkenal dengan.. selengkapnya
|
|
Batu Nan Limo
|
Batu Nan Limo adalah nama sebuah jorong dalam wilayah kecamatan Payakumbuh terletak antara Simalanggang dan Lubuak Batingkok, daerah ini dinamakan Batu Nan Limo karena di daerah ada lima buah batu tegak.
Batu nan limo adalah wujud dari persaudaraan dari niniak nan baranam ada juga yang menyebutnya anak nan baranam.. selengkapnya
|
|
Kuburan Keramat dan Surau Tuo Taram
|
Makam keramat ini terletak di Kenagarian Taram, Kecamatan Harau ± 5 km dari kota Payakumbuh. Objek wisata budaya ini dapat dicapai dengan mudah menggunakan angkutan pedesaan maupun kendaraan pribadi. Makam Keramat Taram ini adalah makam Syech Ibrahim Mufti yang merupakan salah satu penyebar agama Islam di.. selengkapnya
|
|
Menhir Mahat
|
Nagari Mahat terletak pada sebuah lembah, dipagari perbukitan dan mempunyai tiga (3) anak sungai, yaitu Batang Kincuang, Batang Sugak dan Batang Penawan yang ketiganya masuk ke Batang Mahat sebagai sungai terbesar, selain keindahan alam yang mempesona Nagari Mahat juga memiliki situs peninggalan kepurbakalaan yang.. selengkapnya
|
|
Museum Arkeologi Belubus
|
Museum Arkeologi Belubus ini sudah di pelihara dengan baik oleh Kantor Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Propinsi Sumatera Barat dan Riau di Batusangkar dan telah mempunyai seorang juru pelihara. Komplek yang di pagari kawat berduri, didalamnya di bangun sebuah rumah adat bertingkat dua terbuat dari kayu. Rumah.. selengkapnya
|
|
Pesta Rakyat Balerong
|
Pesta rakyat balerong sudah popular dalam masyarakat Pangkalan Koto Baru. Kegiatan balerong adalah kegiatan musyarawah oleh masyarakat pangkalan dengan para perantau yang dilaksanakan 1-10 hari setelahhari raya Idul Fitri setiap tahunnya. Jika pertemuan diadakan terlalu lama, maka perantau sudah banyak yang pergi.Pada.. selengkapnya
|
|
Rumah Gadang Sungai Beringin
|
Rumah Gadang Sungai Beringin yang terletak di Nagari Sungai Beringin Kecamatan Payakumbuh. Lokasi ini dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat. Bangunan ini diresmikan pada tanggal 9 Januari 1994 oleh Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Bapak Joop Ave yang dipersembahkan kepada Bundo Kanduang dan.. selengkapnya
|
|
Rumah Gadang Ukiran Cino
|
Rumah Gadang ini dibangun ± 100 tahun yang lalu oleh seorang arsitektur Cina, pemilik rumah gadang ini bernama Dt. Leman, penjelasan ini diperkuat oleh kuburan yang berada di belakang rumah bertuliskan Dt. Bandaro Leman yang meninggal 13 Maret 1939. Lokasi ini dapat diternpuh dengan kendaraan roda dua dan roda.. selengkapnya
|
|
Rumah Tua Tan Malaka
|
Rumah Tua Tan Malaka merupakan bangunan Rumah Gadang dengan atap seng dan dinding kayu. Dibangun pada tahun 1936 dengan ukuran panjang 18 m dan lebar 11 m dengan atap bergonjong lima. Rumah tua ini merupakan rumah kelahiran tokoh sejarah, pahlawan nasional, pahlawan kemerdekaan Indonesia yaitu Tan Malaka. Jauh sebelum.. selengkapnya
|
|
Kesenian Sampelong
|
Kesenian tradisional sampelong sendiri tak jauh berbeda dengan kesenian tradisional asal Sumbar lainnya, saluang. Keduanya merupakan bentuk kesenian tradisional berupa pengucapan syair atau pantun khas daerah Minangkabau, yang umumnya berupa ratok (ratapan) hingga pantun yang isinya percakapan sehari-hari.
Adapun.. selengkapnya
|
|
Arkeologi Sandaran Niniak Nan Salapan
|
Arkeologi Sandaran Niniak Nan Salapan adalah menhir yang ada di Jorong Guguak Nagari Guguak VIII Koto Kecamatan Guguak. Di kawasan ini terdapat batu menhir sandaran niniak sebanyak 8 buah. Menhir ini gunanya bagi niniak moyang kita dijadikan untuk batu sandaran, untuk rapat-rapat dan istirahat dan juga digunakan.. selengkapnya
|
|
Selawat Dulang
|
Selawat Dulang termasuk salah satu bentuk seni pertunjukan anak nagari di Minangkabau, yang penuh dengan nuansa Islam. Pertunjukan Selawat Dulang ditampilkan oleh sebuah group di mana setiap group terdiri atas dua orang pemain.
Dalam pertunjukan kesenian ini biasanya melibatkan dua group yang berbeda, dalam posisi.. selengkapnya
|
|
Surau Tuo Syeikh Abbas Abdullah
|
Syeikh Abbas Abdullah hidup dari tahun 1883-1957 M. Syeikh Abbas Abdullah lebih dikenal dengan sebutan “Syeikh Abbas Padang Japang” yang merupakan salah satu ulama terkenal dizamannya.Kawasan Surau Tuo Syeikh Abbas Abdullah di Padang Japang ini sekarang menjadi komplek/kawasan pendidikan sekolah agama yang.. selengkapnya
|
|
Talempong Batu Talang Anau
|
Talempong Batu ini di jumpai dalam satu bangunan di halaman Balai Adat Nagari Talang Anau, banyaknya 6(enam) buah batu yang tersusun rapi berjajar diatas bantalan yang terbuat dari bambu. Pada sebuah batu talempong tersebut terdapat sebuah lukisan telapak kaki, warna batu talempong itu hitam memudar laksana logam yang.. selengkapnya
|
|
Talempong Pacik
|
Talempong Pacik, adalah sejenis alat musik berupa gong kecil tunggal dengan benjolan ditengahnya. Alat ini dibawa dan dimainkan sambil berjalan sebagai pelengkap arak-arakan pada upacara adat dan pesta-pesta rakyat.Talempong pacik secara khusus, secara khusus juga digunakan sebagai tanda pemberitahuan akan adanya.. selengkapnya
|